Ternate, HN – Sekretaris Daerah Kota Ternate, Jusuf Sunya, akhirnya menanggapi aksi unjuk rasa masyarakat Kelurahan Mangga Dua Utara, soal status lahan bersertifikat atas nama Andy Tjakra yang diterbitkan BPN Ternate.

“Setahu saya lahan tersebut dulunya adalah laut, kenapa bisa ada sertifikatnya, nanti kita coba tanyakan ke Pertanahan sebab mereka yang lebih tahu pasti,” ujar Jusuf, Kamis, 2 Juni 2022.

Berita terkait: Warga Mangga Dua Desak Pemkot Ternate Selesaikan Masalah Lahan

Ia menjelaskan, sebenarnya di lokasi tersebut tidak harus ada sertifikat karena termasuk area sempadan pantai.

Apalagi, kata dia, sudah ada warga yang tinggal sejak lama di area tersebut. Namun, ia mengaku untuk kejelasannya adalah kewenangan pihak BPN untuk menjelaskannya. Sebab pemerintah kota sendiri tidak tahu pasti status lahan yang berada di area Mangga Dua Utara.

“(Tapi) masalah ini menjadi tanggung jawab pemerintah kota, kita juga akan berkoordinasi supaya secepatnya mencari solusi,” jelasnya.

Terpisah, pihak Kejaksaan Tinggi Maluku Utara melalui Bidang Intelijen, Efrianto, mengatakan laporan warga tetap akan ditindaklanjuti kejaksaan.

“Insyaallah tim akan turun melakukan verifikasi, tunggu saja. Mungkin dalam minggu ini atau minggu depan kita lakukan verifikasi dan tetap kita tindaklanjuti, kan kita harus klarifikasi dulu,” jelas Efrianto.

Sementara itu, hingga berita ini ditayangkan, halmaheranesia sedang berupaya mengonfirmasi ke pihak BPN Kota Ternate terkait status lahan tersebut.

Bagikan:

Iksan Muhamad

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *