Bolanesia – Malut United sejak awal memburu tiga poin saat bertamu ke markas Persikab Kabupaten Bandung dalam pekan ke-6 Pegadaian Liga 2 2023-2024.

Namun, hasil laga yang digelar di Stadion Siliwangi, Kota Bandung, pada Jumat (13/10/2023), membuat Laskar Kie Raha harus mensyukuri raihan satu poin.

Ya, pertandingan Persikab vs Malut United FC berakhir imbang, tepatnya dengan skor 1-1. Penyerang kelahiran Jakarta, Andreas Crismanto Ado, adalah aktor di balik gol yang dicetak Malut United.

Andreas mencetak gol pada menit ke-6, memanfaatkan kemelut di depan gawang Persikab. Setelah itu, dia bersujud di lapangan sebagai tanda syukur.

Gol cepat yang dicetak ke gawang Persikab membuat penampilan Andreas semakin bernilai. Sebab, laga ini merupakan penampilan pertama dirinya bersama Malut United di pentas Liga 2.

Pesepak bola berusia 26 tahun itu berhasil mengukir debut gemilang. Walau, hasil akhir tak sempurna karena Malut United gagal meraih poin penuh setelah pemain asing Persikab, Azamat Abdullaev, menyamakan kedudukan lewat titik putih pada menit ke-56.

“Andreas sangat bekerja keras dalam beberapa latihan terakhir. Inilah pertandingan pertama bagi dia. Jadi, mungkin ada suntikan semangat ketika Andreas mendapatkan kesempatan di laga melawan Persikab,” kata pemain senior Malut United, Hari Nur Yulianto, yang menjadi tandem Andreas di lini depan Laskar Kie Raha, dalam konferensi pers seusai pertandingan.

Di babak kedua, intensitas serangan Persikab memang membaik dibandingkan paruh pertama laga. Tim tuan rumah seolah memfokuskan arah serangan ke sisi kiri pertahanan Malut United.

Tercatat mereka membangun 11 kali serangan dari area kiri lapangan Malut. Jumlah ini jauh lebih banyak dibandingkan dengan kejadian babak satu.

Bila di babak satu, Persikab hanya punya sekali tembakan percobaan yang mencapai target, di babak dua tercipta 6 percobaan. Dua mencapai target dan sekali diblok pemain Malut United. Sebaliknya, agresivitas tim asuhan Imran Nahumarury tampak menurun di babak kedua.

Pada paruh pertama laga, Malut melepaskan 5 tembakan dan 4 mencapat sasaran. Sedangkan di babak kedua, total tembahan hanya 3 walau semuanya mencapai sasaran.

”Ya, harus saya akui pemain seperti kehilangan fokus di babak kedua. Tapi, hasil ini tetap kami syukuri dan saya mengapresiasi kerja keras seluruh pemain,” ujar Imran saat jumpa pers usai laga.

Terlepas dari hasil dan jalannya pertandingan yang kerap dibumbui duel keras, kedua kubu tetap menunjukkan kehangatan pada awal dan akhir pertandingan.

Pelatih Persikab, I Putu Gede Swisantoso, menyambut baik kebersamaan yang diperlihatkan kedua kubu, baik sebelum maupun setelah pertandingan.

“Sepak bola harus seperti itu. Perseteruan hanya terjadi di lapangan dalam pertandingan. Sebelum dan setelahnya kita semua adalah satu profesi, harus saling menghargai,” ujar pria yang dikenal sebagai gelandang pekerja keras saat masih bermain.

Setelah ini, Malut United akan kembali melakoni laga kandang di Stadion Wibawa Mukti pada 21 Oktober 2023. Lawan selanjutnya adalah tim yang tengah menduduki puncak klasemen Grup B Pegadaian Liga 2 2023-2024, yakni FC Bekasi City.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *