Taliabu, HN – Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu mengutus 14 peserta serta official pada lomba dalam kegiatan Pesparani tingkat Provinsi Maluku Utara tahun 2023.

Pesparani adalah kegiatan kolaboratif antar-hierarki gereja, umat, dan pemerintah untuk mengembangkan iman melalui seni dan budaya.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Pulau Taliabu Aliong Mus, melalui Kepala Dinas Kominfo Pulau Taliabu Basiludin Labesi mengatakan, lomba Pesparani ini merupakan sebuah wadah penting untuk meningkatkan kesadaran beragama, kehidupan iman, dan ketakwaan umat Katolik kepada Tuhan Yang Maha Esa, sejalan dengan nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Selain itu, lanjut Aliong, melalui Pesparani diharapkan terjalin tali persaudaraan yang erat serta kesatuan di antara umat Katolik yang berasal dari berbagai suku, budaya, dan latar belakang ras, juga mengajak semua peserta lomba untuk menjaga kekompakan dan keseragaman dalam penyelenggaraan acara ini.

“Lomba Pesparani bukan sekadar ajang persaingan dan penentuan pemenang, tetapi juga merupakan momen untuk bersukacita melalui nyanyian dan penghormatan kepada Tuhan sebagai ungkapan syukur,” tuturnya, 28 September 2023.

Bupati menjelaskan, Lomba Pesta Paduan Suara Gereja ini merupakan satu kegiatan lomba yang diselenggarakan oleh LP3K Provinsi Maluku Utara, melibatkan 10 kabupaten/kota.

“Kegiatan ini dalam rangka seleksi persiapan Pesparani tingkat nasional bulan Oktober di Jakarta, dan kegiatan ini melibatkan anak Katolik SD/SMP,” ungkapnya.

Ia mengatakan, Pemerintah Pulau Taliabu selalu mendukung sepenuhnya segala kegiatan keagamaan, termasuk Lomba Pesparani Katolik ini.

Ia menegaskan, bahwa Lomba Pesparani Katolik merupakan agenda tahunan yang diadakan setiap tahun, dan dari sini diharapkan akan muncul perwakilan terbaik dari Pulau Taliabu untuk bersaing di tingkat yang lebih tinggi dalam Lomba Pesparani Katolik.

“Saya berharap agar peserta, terutama anak-anak, yang berpartisipasi dalam kegiatan ini mendapatkan bekal moral, iman, dan karakter yang kuat. Selain itu, mereka juga diharapkan memperoleh pengetahuan dan pemahaman yang mendalam tentang kitab suci, sehingga iman mereka dapat berkembang menghadapi masa depan yang lebih baik,” harap Aliong.

___

Reporter: Rusmin Umagapi

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *