Ternate, HN – Fakultas Kedokteran Universitas Khairun (Unkhair) bekerja sama dengan Asosiasi Institusi Pendidikan Dokter Indonesia (AIPKI) untuk visitasi Objective Structured Clinical Examination (OSCE) dan Computer Based Test (CBT).

Visitasi OSCE dan CBT ini dilaksanakan pada Kamis, 29 September 2022 di Gedung Fakultas Kedokteran Unkhair.

Kegiatan yang dilakukan oleh visitor dari AIPKI bertujuan untuk mempersiapkan Fakultas Kedokteran Unkhair sebagai tempat pelaksanaan Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD). Hal ini dilakukan untuk memenuhi Standar Kompetensi Dokter Indonesia (SKDI).

Visitasi ini dilaksanakan oleh Dr. Welly Ratwita, dr.M.Kes dan Darma Setiawan, S.Kom. Kedua visitor tersebut adalah panitia nasional ujian kompetensi dokter.

Sekadar diketahui, ujian UKMPPD menggunakan metode CBT dan OSCE yang pada saat ini menjadi ujian exit exam. Lebih jelas lagi bahwa exit exam adalah suatu bentuk uji kompetensi yang dilakukan sebelum dokter muda lulus dan menyandang gelar dokter.

Dekan Fakultas Kedokteran Unkhair, dr. Liasari Armaijn, M.Kes, mengatakan bahwa mahasiswa Fakultas Kedokteran yang telah selesai melaksanakan pendidikan di Fakultas Kedokteran harus melalui uji kompetensi tersebut.

“Untuk melaksanakan ujian kompetensi, Unkhair telah mempersiapkan segala sarana pendukung agar pelaksanaan ujian kompetensi dapat dilakukan di Unkhair,” tutur dr. Liasari.

Ia menjelaskan, bahwa ujian kompetensi dokter terdiri dari dua tahap. yakni ujian teori melalui Computer Based Test dan ujian praktek klinik yang biasanya disebut dengan Objective Structured Clinical Examination.

“Kedua pelaksanaan ujian memiliki standar tersendiri yang ditetapkan secara nasional. Setelah melalui komunikasi dengan pihak AIPKI, maka hari ini dilakukan visitasi dan sekaligus pelatihan pasien standar dengan pasien standar yang telah dipersiapkan oleh Fakultas Kedokteran Unkhair. Peserta dalam pelatihan tersebut adalah para dokter spesialis dari Fakultas Kedokteran Unkhair,” paparnya.

Ia berharap, Fakultas Kedokteran Unkhair dapat melaksanakan ujian kompetensi dokter secara mandiri seperti kampus lainnya.

“Semoga semua mahasiswa kedokteran Unkhair dapat lulus dalam ujian kompetensi nanti,” pungkasnya.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *