Ternate, HN – Kepala BKPSDMD Kota Ternate, Samin Marsaoly, mengaku telah memeriksa Kepala Sekolah (Kepsek) SD Negeri 56 Kota Ternate terkait pemalsuan tanda tangan untuk pencairan anggaran Dana Operasional Sekolah Daerah (BOSDa) tahun 2022.

“Kepala SD Negeri 56 atas nama Jumiati Hasan sudah diperiksa pada Kamis, 16 Juni 2022 kemarin. Laporan sudah disampaikan oleh orang tua wali siswa dan sudah ditindaklanjuti,” kata Samin, Jumat, 17 Juni 2022.

Ia mengatakan, hasil pemeriksaan tersebut yang bersangkutan mengakui telah memalsukan tanda tangan guru untuk mencairkan dana BOSDa.

“Kami sudah mengambil keputusan, sehingga dalam waktu dekat Wali Kota Ternate tinggal mengambil langkah tegas seperti apa (dipecat atau sanksi lain),” ucapnya.

“Yang jelas Kepsek ini sudah terbukti melanggar kode etik ASN, karena dana BOS itu sebelum dicairkan harus dibentuk tim dulu,” tambahnya.

Samin menjelaskan, kesalahan kepala sekolah adalah tidak membentuk tim untuk pencairan dana BOS, kemudian pengelolaan dana BOS tidak transparan.

“Sehingga kami berharap kasus ini terakhir kali, jangan lagi ada ASN yang melakukan hal yang sama, karena BKPSDMD tidak main-main menangani pelanggaran ASN,” pungkasnya.

Bagikan:

Iksan Muhamad

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *