Ternate, HN – Proyek reklamasi di Kota Ternate, Maluku Utara, akan terus berlanjut hingga ke pesisir Kelurahan Jambula. Kendati begitu, pembahasan mengenai proyek besar ini belum dilanjutkan.

Sekretaris Dinas PUPR Kota Ternate, Nasrun A Samaun, mengatakan terkait proyek kelanjutan reklamasi mulai dari Kayu Merah sampai Jambula sejauh ini belum ada koordinasi.

“Tapi di Kalumata sudah dibuat reklamasi, tinggal bagian di bawah (Ngade, Fitu, Gambesi, Sasa, Jambula) yang belum. Reklamasi ini tujuannya perluasan lahan saja, tapi untuk pembangunan seperti apa kami hanya pimpinan teknis, ketika dananya dibutuh berapa dan proses pekerjaan berapa lama semua kebijakan ada di Bappelitbangda,” ucap Nasrun, Kamis, 10 Februari 2022.

Ia mengaku, konsep kota seperti ini sudah ada sejak masa pemerintahan almarhum Syamsir Andili untuk membangun kawasan tata ruang kota baru.

“Konsepnya adalah kawasan kota yang baru dimulai dari Fitu, Gambesi, Sasa dan Jambula sebagai Kota Ternate. Salah satu yang dibangun adalah akses transportasi jalan, apalagi lewat belokan Ngade mobil-mobil kontainer sering mengalami kemacetan, sehingga secara teknis PUPR sudah usulkan untuk menghindari kemacetan maupun kecelakaan, jadi perlu ada jalan baru lewat pesisir pantai,” katanya.

Selain itu, adanya reklamasi, kata dia, bisa menjadi alternatif tempat menampung kontainer. Hal itu sebab area kontainer di Pelabuhan Ahmad Yani sudah sangat sempit.

“Apalagi Kota Ternate tempat lahan untuk pembangunan sudah berkurang, maka perluasan lahan dengan cara reklamasi ini menjadi solusi untuk pembangunan berkelanjutan, sekarang tinggal bertemu pihak terkait supaya bahas kelanjutannya,” jelasnya.

Bagikan:

Iksan Muhamad

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *